ARENA PIALA DUNIA – Mimpi indah Maroko untuk mencetak sejarah baru di ajang Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan kekecewaan mendalam. Ketangguhan pasukan berjuluk Singa Atlas akhirnya luluh lantak dalam selang waktu singkat, berkat kehebatan dua penggawa berbakat Prancis, Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé.
Selama hampir satu jam berlangsungnya pertandingan, Maroko menunjukkan pertahanan yang sangat disiplin dan tangguh. Barisan pertahanan mereka bekerja keras menahan gempuran pemain-pemain Prancis, sementara Yassine Bounou yang berdiri di bawah mistar gawang Maroko tampil luar biasa dengan sejumlah penyelamatan krusial. Berkat perjuangan gigih itu, gawang Maroko tetap bersih tanpa kebobolan hingga menit ke-59.

Namun, kekokohan pertahanan Maroko akhirnya runtuh sesaat kemudian. Tepat di menit ke-60, Kylian Mbappé menunjukkan kualitas kelas dunianya. Ia melepaskan sepakan cerdik dan terukur yang berhasil mengecoh kiper Maroko yang sudah bekerja keras sepanjang laga, membawa Prancis unggul 1-0.
Belum sempat Maroko menyusun kembali kekuatan dan mengatasi guncangan tersebut, petaka datang kembali hanya enam menit berselang. Tepat di menit ke-66, giliran Ousmane Dembélé yang menjadi pahlawan Les Blues. Melalui serangan cepat dari sisi kiri, Dembélé melepaskan tendangan rendah yang menyusuri rumput, meluncur licin melewati hadangan pemain bertahan dan kembali merobek gawang Maroko. Kedudukan menjadi 2-0 bagi Prancis.

Tertinggal dua gol membuat Maroko harus berjuang lebih keras mencari gol penghibur maupun penyama kedudukan. Namun, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit, usaha keras mereka tak membuahkan hasil. Maroko tak mampu membalas dengan satu gol pun dan harus mengakui keunggulan lawan.
Dengan hasil ini, perjalanan Maroko di panggung sepak bola akbar yang digelar setiap empat tahun sekali ini harus berakhir. Sementara itu, Prancis melaju ke babak semifinal dengan modal kemenangan meyakinkan berkat kecemerlangan dua pemain andalan mereka di momen krusial.***
