KaltimRAYA.COM – Tim yang dijuluki Hiu Biru,– Tanjung Verde, kembali menciptakan kejutan besar di panggung sepak bola dunia. Pada hari Senin (22/6/2026), dalam penampilan perdananya di ajang Piala Dunia, tim yang berada di peringkat ke-67 daftar FIFA ini berhasil menahan imbang tim kuat Uruguay dengan skor akhir 2-2.
Duel di Miami Stadium yang juga dikenal sebagai Stadion Hard Rock, Amerika Serikat, ini berjalan sangat seru sejak awal babak pertama. Tanjung Verde justru tampil berani dan mampu memecah kebuntuan lebih dulu. Pada menit ke-21, Kevin Pina mencetak gol pembuka melalui tendangan bebas langsung, membuat timnya unggul sementara 1-0 atas kubu yang jauh lebih berpengalaman.
Uruguay—pemegang dua gelar juara Piala Dunia pada tahun 1930 selalu tuan rumah dan 1950 dengan mengalahkan tuan rumah Brazil—mulai memperketat tekanan. Usahanya berbuah hasil tepat sebelum turun minum, yaitu pada menit ke-44 lewat tendangan M. Araujo, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Belum selesai babak pertama, Uruguay justru membalikkan keadaan di waktu tambahan. Pada menit ke-45+6, Canobbio berhasil mencetak gol dan membawa timnya memimpin 2-1 saat masuk waktu istirahat.

Memasuki babak kedua, Tanjung Verde tidak gentar meski tertinggal. Semangat pantang menyerah terus ditunjukkan tim berkostum merah merah hingga akhirnya berbuah manis. Pada menit ke-61, H. Varela mencetak gol penyeimbang untuk timnya, mengubah skor menjadi 2-2 dan bertahan kokoh hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil ini semakin mengukuhkan kemampuan tim “anak bawang” ini, mengingat sebelumnya Tanjung Verde juga sempat menahan tim kuat raksasa sepak bola lain, Spanyol. Kini, satu poin yang diraih dari Uruguay menjadi bukti nyata bahwa mereka adalah lawan yang sulit dipatahkan dalam debut bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.
Hasil seri ini membawa dampak berarti bagi kedua tim. Bagi Tanjung Verde, poin tersebut menjadi modal berharga sekaligus penguat keyakinan bahwa mereka mampu bersaing dengan siapa saja di level tertinggi. Sementara bagi Uruguay, tim yang memiliki sejarah gemilang ini harus bekerja lebih keras lagi di dua pertandingan tersisa untuk memastikan langkah lolos ke babak berikutnya, mengingat poin yang didapat belumlah cukup untuk merasa aman. Perjuangan di Grup H ini dipastikan akan semakin sengit dan penuh ketegangan.***
