‎Infrastruktur Jalan HST Diperkuat, Warga PHL Rasakan Perubahan Setelah Puluhan Tahun Terisolasi

Oleh Kamis, 11 Juni 2026 - 23:05 WIB

BARABAI, KaltimRAYA.com — Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya memperkuat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang manfaatnya  untuk masyarakat. Salah satunya warga di Dusun Lok Nyiur, Desa Pengambau Hilir Luar (PHL), Kec. Haruyan yang kini menikmati akses jalan lebih baik setelah puluhan tahun terisolasi.

‎”Dulu kami harus melewati jalan kabupaten tetangga (HSS — Red) untuk aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, dan  saat antar jemput anak-anak  sekolah. Tapi, sekarang mudah karena ada akses jalan di daerah sendiri,” ungkap Ketua RT 02, Desa PHL, Sudiani kepada awak media, Kamis (11/6/2026).

‎Sejumlah warga Lok Nyiur, Desa PHL, diketahui puluhan tahun hidup terisolasi.  Tidak ada akses jalan tembus ke Kantor Desanya, kecuali harus melalui jalan desa tetangganya — Desa Bamban dan Bamban Utara, Kec.  Angkinang, Kab.  HSS (Hulu Sungai Selatan) — bila ingin berurusan atau memasarkan hasil-hasil pertanian.

‎Namun, pada Mei — Juni 2025, Pemkab HST dengan Bupati Samsul Rizal membangun jalan tembus  di desa PHL — Lok Nyiur lewat program TMMD. Akses jalan tembus dengan finishing paving blok itulah yang kini membuka keterisolasian  warga selama ini.

‎”Terima kasih pak Bupati Samsul Rizal atas pembangunan jalan tembus di Lok Nyiur,” ucap Sudiani seraya menyebut, pembukaan akses jalan tembus Lok Nyiur tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.

‎Di bagian lain, ruas jalan dari PHL ke  Desa Pandanu, Kec. Haruyan,  sejak akhir 2025 juga  mulus. Sebagian ruas jalan yang tadinya hancur berlubang-lubang ini sudah dibangun dengan aspal beton (hotmix) dan sebagian lagi cor beton (rigit) sebagai antisipasi banjir di musim hujan.


‎Mulusnya ruas jalan PHL — Pandanu itu makin menambah kemudahan masyarakat. Tak hanya mudah berlalu lintas, melainkan melancarkan distribusi berbagai hasil pertanian dan perkebunan termasuk perikanan.

‎Ruas jalan itu bagian dari pemeliharaan dan peningkatan jalan kabupaten yang dilakukan Bidang Bina Marga Dinas PUPR HST tahun 2025. Realisasi pemeliharaan sepanjang 2.177, 242 meter, peningkatan struktur jalan 30.889 meter, rekonstruksi dan rehabilitasi jalan 54.953 meter, serta pembangunan jalan baru 2.485 meter.

‎Di sektor jembatan, pemerintah daerah juga melaksanakan rehabilitasi sepanjang 319,8 meter, pembangunan jembatan baru 155 meter, pemeliharaan jembatan 262,85 meter, serta peningkatan atau pelebaran jembatan sepanjang 42 meter.

‎Pembangunan infrastruktur jalan juga dirasakan warga Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai. Syamsuddin menyebut,  pembangunan jalan beton di kawasan Tri Kesuma Barabai juga sangat membantu masyarakat untuk tetap beraktivitas saat banjir.

‎”Kami ini tinggal di bantaran sungai dan banjir sering terjadi. Namun, dengan adanya jalan beton yang ditinggikan, masyarakat tetap bisa beraktivitas meski banjir datang,” ujar Syamsuddin, warga di situ.

‎Kepala Dinas PUPR HST sendiri,, Syahidin, mengatakan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dirancang agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

‎”Pembangunan jalan dan jembatan bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membuka akses, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung kegiatan pendidikan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syahidin.

‎Karena itu, Syahidin mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah akan terus melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan untuk masyarakat Bumi Murakata – HST. (JJD)