Gebuk Tabalong di Final, ‎Banjar Usung Trophy Gubernur ‎Cup Road to Pangdam XXII/TB ‎Cup 2026 Wilayah Kalsel

Oleh Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:19 WIB

BANJARMASIN, KaltimRAYA.com — Surprise gemilang menyertai tim Kabupaten Banjar di puncak turnamen sepak bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/TB Cup wilayah Kalsel. Banjar menuntaskan perlawanan Tabalong, 2-0 (0-0), pada laga final di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Rabu (5/8/2026).

‎Hasil ini memastikan tim Banjar meraih gelar juara, sekaligus mengusung trophy Gubernur Cup Kalsel. Sedang  pasukan “Saraba Kawa” itu hanya puas juara II (runner-up) pada turnamen yang disebut-sebut  sangat melelahkan dan menguras tenaga pemain ini.

‎Walau begitu, Tabalong tetap ceria. Tim berkostum cream-hijau-hitam itu akan menyertai tim Kabupaten Banjar sebagai wakil wilayah Kalsel menuju perebutan Pangdam XXII/TB Cup 2026 mulai Kamis (6/8/2026) hari ini di Stadion Sanaman Mantikei Palangkaraya, Kalteng.

Tim Tabalong. (foto : irnita)


‎Mengutip sumber kalimantanpost.com. dua wakil  Kalteng yang sudah menunggunya  adalah tim Huma Betang (juara), dan Lamandau (runner-up). Itu berarti, putaran  Pangdam XXII/TB Cup yang dimainkan dengan sistem silang, maka Tabalong akan bertemu Huma Betang, dan tim Kab. Banjar menjajal Lamandau.

‎Tim Kab. Banjar sendiri menuntaskan Tabalong, 2-0 (0-0), di Stadion 17 Mei Banjarmasin — dikutip dari MS Asprov PSSI Kalsel yang dikirim  Yulieda Hermaniar (Komisi Pertandingan)  ke media ini — lewat aksi Ahmad Badraini dan Rsya.

‎Badraini, pemain sayap bernomor 11 itu menaklukkan kiper utama Tabalong, Ahmad Muhazir menit ke-55. Lantas Rsya, pemain nomor 19 yang baru satu menit turun menggantikan Badraini memedaya kiper Muhazir menit ke-84 untuk menggandakan keunggulan tim Banjar.

Tim Kab. Banjar (foto : irnita)

‎Laga final Tabalong kontra Kab. Banjar dilaporkan  ketat. Sejak kick-off di depan sekitar 117 penonton, Tabalong tampil  agresif. Ahmad Al Farisi yang memimpin rekan-rekannya mampu menekan dan merepotkan barisan pertahanan Banjar.

‎Tapi, selepas 20 menit terkepung dan bahkan gawang Zairullah Ardi terancam,  Banjar bangkit perlahan dan menemukan ritme permainan. Badraini, Rofhal, Zaid yang dikoordinir kapten Ziqri Maulana membangun serangan.

‎Gawang Ahmad Muhazir sempat beberapa kali terancam lewat aksi “mesin gol”  Rofhal dkk. Untungnya, pertahanan Tabalong yang dijaga Saleh dkk cukup solid. Sampai jedah turun minum tak ada gol. Skor tetap 0-0.

‎Di babak kedua, Banjar meningkat tempo. Tabalong mulai kedodoran. Lantas serbuan Badraini menit ke-55 mampu membuahkan gol. Tabalong coba bangkit lewat serangan balik, tapi celaka. Rsya yang baru saja menggantikan Badraini sukses membuat gol, 2-0.

‎Selepas gol Rsya, Tabalong bermain ngotot dan keras menjurus kasar. Tapi, lemahnya finishing akhir dan kedodorannya stamina membuat tak ada lagi gol. Wasit Bayu Okta Orlandy menghukum empat pemain Tabalong — Aulia Rahman, Haidir, Adnan Aufa, Saufi Razmi — dengan kartu kuning tanpa sehelai pun buat pemain Kab. Banjar. (JJD)