TEGAL, KaltimRaya.com — Pendukung Persiba Balikpapan akhirnya bisa bernapas lega. Skuad berjuluk “Beruang Madu” dipastikan tetap berkompetisi di kasta kedua sepak bola Indonesia, Liga 2, musim depan setelah memetik kemenangan krusial di kandang lawan.
Kepastian ini didapat usai Persiba menumbangkan tuan rumah Persitegal dengan skor tipis 2-1 dalam laga play-off degradasi di Stadion Tri Sanja, Slawi, Jawa Tengah, pada Jumat (8/4/2026). Persitegal harus menerima nasib tergusur ke Liga 3 pada musim depan.
Sejak peluit pertama dibunyikan pukul 16.00 WITA, Persitegal langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan atmosfer dukungan tuan rumah, mereka mengurung pertahanan tim tamu. Bomber Persitegal, Rocky Mandosir, tercatat beberapa kali mendapatkan peluang emas di menit-menit awal.
Namun, penampilan gemilang kiper Persiba, Pancar Nur, menjadi tembok tebal bagi lawan. Pancar berkali-kali melakukan penyelamatan krusial yang menjaga mentalitas rekan-rekannya tetap stabil di bawah tekanan.

Meski terus ditekan, Persiba justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu. Melalui skema serangan balik yang rapi pada menit ke-17, Lorensius Sabda berhasil memenangi duel udara menyambut asis sang kapten Rachman. Tandukan tajamnya gagal dihalau kiper lawan dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. Persitegal akhirnya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-69 melalui kaki Kevy Syahertian. Namun, euforia tuan rumah hanya bertahan sekejap. Berselang satu menit, Dwi Geno kembali membungkam tribun Stadion Tri Sanja lewat gol balasan kilat yang mengubah skor menjadi 2-1.
Laga memasuki fase kritis saat Bintang Arrahim diusir wasit setelah menerima kartu merah di menit ke 61. Bermain dengan 10 orang, Persiba dipaksa bermain bertahan total demi meredam gelombang serangan lawan.
Drama memuncak pada menit ke-87 ketika Persitegal sempat mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran/offside yang terjadi sebelumnya.
Hingga peluit panjang ditiupkan, skor 2-1 tetap bertahan. Dengan hasil ini, tim “Selicin Minyak” resmi mengamankan posisi mereka di Liga 2 untuk kembali bertarung di musim 2026-2027.***






