* Bagian 8
Oleh : Andy Ar Evrai.J
(Advokat, Pengacara, Jurnalis, Mahasiswa S2 STIH IBLAM,Jakarta)
PENANG, MALAYSIA — ERA TAHUN 1990an ada seorang penyanyi pop Indonesia yang terkenal Poppy Mercuri dengan lagu “Antara Jakarta dan Penang”. Lagu ini sempat booming karena menceritakan tentang kisah cinta anak manusia di Penang dan Jakarta.
Sebelum ke Penang saya sempat penasaran sebagus apa sih kota Penang itu sampai menjadi lagu yang hits?
Tahun 2017 saya sempat beberapa hari di Penang dengan perjalanan dari Kuala Lumpur naik bus malam lalu sampai negara Bagian Kedah saya menuju pelabuhan ferry untuk menyeberang ke kota Penang.
Kini tahun 2026 setelah dari Thailand, saya menggunakan penerbangan dari kota Penang menuju Jakarta.
Kota Penang berada di pulau Pinang terpisah dari daratan Malaysia dan merupakan kota tua yang begitu lama dibawah pemerintahan Inggris karena itulah jejak-jejak bangunan Inggris banyak ditemukan di kota ini.
Dari daratan Malaysia kendaraan yang kami tumpangi berjalan pelan menyeberangi jembatan pulau Pinang 1 yang panjangnya 13 km dan dibangun tahun 1985, ada ribuan kendaraan yang mengantri menyeberangi jembatan tersebut.

Selain jembatan Penang 1 masih ada 1 jembatan lagi yaitu jembatan Penang 2 yang selesai dibangun tahun 2014 dengan panjang 23 km.
Dengan adanya 2 jembatan penghubung antara pulau Pinang dan daratan Malaysia ini, membuat kemajuan kota Penang begitu pesatnya.
Hilir mudik warga yang tinggal di Penang dan kerja di daratan Malaysia lebih mudah sehingga perputaran ekonomi di pulau ini begitu kencangnya.
Belum lagi arus keuangan yang datang dari ribuan wisatawan yang masuk ke pulau tersebut, membuat Penang ini menjadi saingan terberat Singapura.
Kini untuk lebih memajukan kota Penang, pemerintah Malaysia sedang membangun sebuah proyek mercusuar yaitu pembangunan jalan tol bawah laut yang menghubungkan kota Penang dengan daratan Malaysia.Kalau proyek ini sudah bisa digunakan maka kota Penang pun akan semakin pesat kemajuannya.
Dulu saya sangat mengimpikan dan berharap supaya antara Kota Balikpapan dan Penajam ada jembatan yang dibangun menghubungkan pantai Melawai Balikpapan dengan pantai Nipah-Nipah Penajam supaya bisa membuka arus kemajuan kedua kota.
Sempat ada wacana untuk pembangunan jembatan di zaman Bupati Andi Harahap tapi wacana ini akhirnya menguap dengan sendirinya.
Saya juga sempat melontarkan gagasan untuk pembangunan jalan tol bawah laut yang menghubungkan pantai Melawai dengan pantai Nipah-Nipah.Harapan saya supaya Gubernur Kaltim, Walikota Balikpapan dan Bupati Penajam bisa melihat ini sebagai proyek masa depan untuk kemajuan Kaltim.
Kalau proyek ini bisa diwujudkan maka kemajuan Kaltim akan semakin pesat dan mereka akan dikenang sebagai Bapak Pembangunan Kaltim. Tapi sayangnya sampai kini ide dan wacana tersebut juga menguap.
Kembali ke kota Penang, dimana penataan kota ini sangat bagus dan bersih, ruas jalan yang dibangun sudah diatur dan direncanakan untuk ratusan tahun kedepan.Karena itulah penataan kota Penang ini untuk siap menjadi sebuah kota Modern.
Meskipun cuma semalam saya berada di kota Penang, tapi saya bisa merasakan kemajuan kota ini begitu pesatnya.
Apalagi dengan adanya paket Wisata Medis, dimana puluhan rumah sakit standar Internasional di Penang siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan harga terjangkau. Maka tidak heran ribuan Masyarakat dari Indonesia dan negara-negara lain datang untuk berobat di Penang.
Dan itu juga menjadi pemasukan uang yang besar bagi kota tersebut.
Kalau Balikpapan dan Penajam ingin maju seperti Penang, maka perjuangkanlah untuk pembangunan sarana penghubung seperti jalan tol bawah laut yang menghubungkan kedua daerah ini.Memang saat ini ada jembatan pulau Balang tapi jembatan tersebut lokasinya sangat jauh dari kota Balikpapan dan Penajam.
Setelah puas berkeliling di Penang dan menikmati secangkir teh tarik Penang yang terkenal itu, maka saya pun menuju bandara Internasional Penang.
Ternyata tidak salah dengan lagu ” Antara Jakarta dan Penang” karena Penang memang penuh pesona dengan suasana romantisme.(*)
