Perjalanan Ilmiah ke Hatyai Thai, Kota Bersih Tanpa Pungli dan Tukang Parkir

Oleh Sabtu, 5 September 2026 - 06:22 WIB

* Bagian 5

 

Oleh : Andy Ar Evrai J (Advokat, Pengacara, Jurnalis, Mahasiswa S2 STIH IBLAM, Jakarta)

 

HATYAI THAILAND – Kawasan kota Hatyai ini sangat bersih, bukan bersih yang dikondisikan karena adanya penilaian lomba untuk mendapatkan Penghargaan Kota Bersih.

 

Tapi memang budaya bersih di kalangan Masyarakatnya sudah terbangun dengan baik. Jangan coba membuang sampah sembarangan karena akan mendapatkan omelan dari masyarakat yang melihatnya.

 

Saya jalan ke kawasan pasar tradisionalnya, disini tidak sampah yang berserakan dan bau limbah yang menyengat. Pasarnya sangat bersih dan tertata dengan baik.

Menariknya di kota ini tidak terlihat tukang parkir yang berkeliaran meminta uang parkir.Kendaraan yang ada memarkirkan sendiri kendaraannya sesuai dengan tidak parkir yang sudah ditentukan, kalau pun melanggar peraturan parkir maka akan ada polisi yang menempelkan surat teguran di kendaraan tersebut.

 

Melihat kondisi kota yang begitu bsrsih dan tertata, saya yakin kalau diikutkan dalam penilaian Adipura akan menang terus setiap tahunnya.

 

Apakah di kota ini, ada preman yang menarik pungutan seperti uang keamanan?

Saat tanyakan kepada pedagang, ternyata tidak ada karena seluruh masalah keamanan sudah ditangani langsung oleh petugas Kepolisian.

 

Selain itu dalam menentukan harga barang, ternyata semuanya sama baik yang berada di lokasi wisata maupun yang berada di luar kawasan wisata. Semua harga barang sudah tertempel dan pedagang dilarang mempermainkan harga.

 

Melihat pola di Hatyai ini, tidak heran kalau akhirnya negara Thailand sebagai negara tertinggi kunjungan wisatawan di kawasan Asia Tenggara jauh melebihi Indonesia.

 

Di kota seperti Hatyai yang merupakan kota kecil saja, kunjungan wisatawan ke kota tersebut sangat membludak dan mereka merasa aman baik dari segi harga barang maupun keamanan untuk keselamatan diri mereka.

 

Maka tidak heran, meskipun negara ini tidak punya hasil tambang yang melimpah tapi kemakmuran masyarakatnya sangat terasa karena perputaran ekonomi mereka sangat tinggi terutama dari para wisatawan yang datang berkunjung ke negara mereka.(*)