Perjalanan Ilmiah ke Haythai (2)
Oleh : Andy Ar Evrai. J (Advokat, Pengacara, Jurnalis, Mahasiswa S2 STIH IBLAM, Jakarta)
HAYTHAI,THAILAND — Sepuluh orang mahasiswa Magister Hukum dan lima orang Mahasiswa S1 Hukum STIH IBLAM, Jakarta berkesempatan mengikuti konferensi Internasional di Haythai, Thailand Selatan.
Program ini Sebagai tindak lanjut MoU STIH IBLAM dengan Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia, sebanyak 20 peserta terdiri atas 5 Dosen, 15 mahasiswa, terdiri dari 10 mahasiswa S2 dan 5 mahasiswa S1, bersama dosen IBLAM mengikuti International Conference di Hatyai, Thailand, 31 Agustus–2 September 2026.
Kegiatan ini menjadi implementasi Implementation Agreement (IA) sekaligus langkah nyata STIH IBLAM dalam memperkuat internasionalisasi, jejaring akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah. Mahasiswa dan dosen berpartisipasi sebagai presenter dan participant, membawa nama IBLAM ke forum akademik internasional.

Delegasi didampingi Prof. RR. Dewi Anggraini, Assoc. Prof. Dr. Marjan, S.H., M.H., Assoc. Prof. Dr. Ina Heliany, S.H., M.H., Dr. (cand.) Feny Windiyastuti, S.H., M.H., serta Ibu Nurmalia Ihsana, S.H., M.H.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Dr. Rahmat Dwi Putranto, S.H., M.H., Prof. Angkasa, S.H., M.Hum., Dr. Radian, S.H., M.H., serta Hamzah Rabbani, S.H., M.H., atas dukungan dan kontribusinya dalam menyukseskan kegiatan internasional ini
Dalam persaingan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin ketat ini, maka lembaga pendidikan harus memiliki terobosan dan program untuk meningkatkan kualitas anak didiknya.
Salah satu terobosan yang dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan luar negeri dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman Internasional.
Maka kegiatan di Thailand ini sebagai langkah bagus yang dilakukan oleh STIH IBLAM untuk melebarkan jaringan Internasionalnya sehingga para anak didiknya bisa memiliki pemikiran global dan maju kedepan.
Peserta konferensi Internasional ini diikuti Perguruan Tinggi dari Indonesia, Singapura, Brunei, Malaysia dan Thailand.
Dari kegiatan ini bisa diketahui bahwa ternyata Thailand pun punya lembaga pendidikan tinggi bidang Agama Islam yang telah maju dan menghasilkan para intelektual muslim dan para dai di negara tersebut. (*)
