Karhutla Kaltim Capai 6.000 Hektare, Polda Kerahkan BKO Brimob dan Bareskrim ke Empat Wilayah

Oleh Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:48 WIB

BALIKPAPAN, KaltimRAYA.com – Polda Kalimantan Timur memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan personel BKO Korps Brimob Polri dan Bareskrim Polri ke empat wilayah rawan, yakni Kabupaten Paser, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel penerimaan dan pelepasan personel BKO di Lapangan Mapolda Kaltim, Minggu (25/10/2026).

Rustam mengungkapkan, berdasarkan data periode 1 Januari hingga 24 Oktober 2026, tercatat lebih dari 15.000 titik panas (hotspot) di Kalimantan Timur, dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 6.000 hektare.

“Hal ini harus ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu untuk meminimalkan dampak yang lebih buruk, seperti kabut asap, kerusakan habitat dan keanekaragaman hayati, gangguan kegiatan ekonomi dan transportasi, bahkan ancaman terhadap permukiman dan keselamatan jiwa,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran personel BKO merupakan bentuk soliditas dan sinergi Polri dalam memperkuat upaya penanggulangan karhutla serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada Masyarakat.

Rustam meminta seluruh personel segera menyesuaikan diri dengan kondisi geografis dan karakteristik wilayah penugasan. Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan koordinasi tanpa membedakan personel BKO dengan anggota Polda Kaltim.

“Tidak perlu ada sekat antara personel BKO dengan personel Polda Kaltim. Mari kita bangun suasana kerja yang dilandasi rasa saling percaya, saling menghargai, dan saling membantu,” tegasnya.

Khusus kepada personel Bareskrim, Rustam mengingatkan agar setiap proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan bukti, dengan tetap menjunjung tinggi integritas serta menghormati hak-hak masyarakat.

Di akhir arahannya, ia berpesan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan selama bertugas, menjaga kekompakan, dan memelihara kesehatan. Ia berharap penugasan tersebut memberikan hasil nyata dalam penanganan karhutla sekaligus memperkuat sinergi antar satuan.

“Jaga keselamatan, jaga kekompakan, jaga kesehatan,” pesannya. (ydar)