Ditpolairud Polda Kaltim Saat Dipimpin Kombes Pol Restika Pardamean Nainggolan

Oleh Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:05 WIB

BALIKPAPAN, KaltimRAYA.com – Nama Kombes Pol. Restika Pardamaean Nainggolan, SIK, MH, kini menjadi bagian penting dalam jajaran Polda Kalimantan Timur. Perwira menengah Polri ini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Kaltim.

Jabatan tersebut menempatkan Restika pada posisi strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat di wilayah perairan dan udara Kalimantan Timur yang memiliki karakter geografis cukup kompleks.

Kalimantan Timur bukan hanya memiliki kawasan perkotaan dan jalur darat yang berkembang pesat, tetapi juga wilayah pesisir, sungai, pelabuhan, kawasan industri, hingga perairan yang menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat.

Restika resmi menggantikan Kombes Pol. Eduward Pardede. Pergantian tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung bersama sejumlah pejabat utama Polda Kaltim lainnya pada 18 Januari 2026 beberapa waktu lalu.

Upacara sertijab dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, SH, SIK, CFE, MH, dan berlangsung secara khidmat.

Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Eduward Pardede sebagai Dirpolairud Polda Kaltim. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Kasubdit Pengamanan Wisata Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.


Sementara Restika merupakan perwira lulusan Akpol 1998 yang membawa pengalaman panjang dari berbagai bidang penugasan kepolisian.

Dari Riau hingga Kaltim

Perjalanan karier Restika Pardamaean Nainggolan tidak berlangsung singkat. Sebelum dipercaya memimpin Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kaltim, ia telah melewati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Kariernya antara lain bersentuhan langsung dengan fungsi kewilayahan, lalu lintas, pendidikan kepolisian, hingga jabatan struktural di tingkat polda.

Pada 2016, Restika dipercaya menjabat sebagai Kapolres Siak Polda Riau. Setahun kemudian, ia mendapat amanah sebagai Kapolres Dumai Polda Riau pada periode 2017–2019.

Pengalaman memimpin wilayah tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan profesionalnya. Sebagai kepala kepolisian resor, seorang kapolres dituntut mampu memahami karakteristik wilayah sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Setelah menjalani tugas kewilayahan, Restika kemudian menempati posisi Analis Kebijakan Madya Bidang STIK Lemdiklat Polri.

Kariernya kembali berkembang ketika pada 2022 ia dipercaya menjadi Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Selatan.

Posisi tersebut memperkuat pengalamannya dalam bidang pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia Polri.

Berpengalaman di Bidang Lalu Lintas

Salah satu fase penting dalam perjalanan karier Restika adalah ketika ia dipercaya menjadi Direktur Lalu Lintas Polda Nusa Tenggara Timur pada 2024.

Sebagai Dirlantas, pengalaman tersebut mempertemukannya dengan berbagai persoalan lalu lintas dan transportasi, termasuk aspek keselamatan pengguna jalan, pelayanan masyarakat, hingga pengelolaan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Pengalaman di bidang lalu lintas juga menjadi bagian dari rekam jejak yang memperlihatkan luasnya penugasan Restika di lingkungan kepolisian.

Setelah menjalankan tugas sebagai Dirlantas Polda Nusa Tenggara Timur, Restika kembali menjalankan tugas di lingkungan pendidikan Polri.

Pada 2025, ia tercatat sebagai Dosen Kepolisian Madya TK. II STIK Lemdiklat Polri.

Pengalaman sebagai pengajar dan pembina di lembaga pendidikan kepolisian menjadi bekal tersendiri sebelum akhirnya dipercaya memimpin Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kaltim.

Tantangan Baru di Perairan Kaltim

Kini, Restika menghadapi medan tugas yang berbeda.

Sebagai Dirpolairud Polda Kaltim, ia berada di garis depan dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang berkaitan dengan wilayah perairan dan udara.

Kalimantan Timur memiliki bentang wilayah perairan yang luas. Aktivitas masyarakat pesisir, nelayan, pelayaran, kawasan pelabuhan, hingga kegiatan ekonomi di sepanjang sungai dan pesisir membutuhkan kehadiran aparat yang mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Direktorat Polisi Perairan dan Udara juga memiliki karakter tugas yang membutuhkan kemampuan operasional sekaligus pendekatan persuasif.

Karena itu, pengalaman Restika dalam memimpin satuan kewilayahan, mengelola lalu lintas, membina pendidikan kepolisian, serta menjalankan tugas pada sejumlah jabatan strategis menjadi modal penting dalam menjalankan amanah barunya.

Melanjutkan Pengabdian

Penunjukan Restika sebagai Dirpolairud Polda Kaltim juga menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam melakukan penyegaran dan pengembangan karier personel.

Dalam sertijab yang dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, pergantian jabatan tersebut berlangsung secara khidmat dan menjadi momentum bagi pejabat baru untuk meneruskan tugas serta tanggung jawab pejabat sebelumnya.

Kombes Pol. Eduward Pardede sebelumnya telah menjalankan tugas sebagai Dirpolairud Polda Kaltim sebelum mendapat penugasan baru di lingkungan Baharkam Polri.

Sementara Restika datang dengan latar belakang pengalaman yang cukup beragam.

Rekam jejak tersebut dapat menjadi fondasi dalam menjalankan tugas di wilayah Kaltim yang terus berkembang, terlebih dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta pembangunan kawasan strategis di provinsi ini.

Rekam Jejak Restika Pardamaean Nainggolan

Perjalanan jabatan Kombes Pol. Restika Pardamaean Nainggolan tercatat cukup panjang dan beragam.

– Alumni Akpol 1998
– Kapolres Siak Polda Riau, 2016
– Kapolres Dumai Polda Riau, 2017–2019
– Analis Kebijakan Madya Bidang STIK Lemdiklat Polri
– Kepala SPN Polda Kalimantan Selatan, 2022
– Dirlantas Polda Nusa Tenggara Timur, 2024
– Dosen Kepolisian Madya TK. II STIK Lemdiklat Polri, 2025
– Dirpolairud Polda Kalimantan Timur, 2026–sekarang

Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan perjalanan karier yang melintasi sejumlah fungsi kepolisian, mulai dari kepemimpinan kewilayahan, lalu lintas, analisis kebijakan, pendidikan, hingga fungsi kepolisian perairan dan udara.

Kini, tantangan baru berada di pundaknya.

Sebagai Dirpolairud Polda Kaltim, Kombes Pol. Restika Pardamaean Nainggolan tidak hanya dituntut menjaga keamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada laut, sungai dan kawasan pesisir.

Pergantian jabatan boleh menjadi bagian dari dinamika organisasi. Namun bagi Restika, penempatan tersebut merupakan babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di institusi Polri.

Dari Riau, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga akhirnya Kalimantan Timur, perjalanan kariernya menunjukkan satu garis yang sama: menjalankan amanah di setiap penugasan.

Kini, garis pengabdian itu berlanjut di perairan dan udara Kalimantan Timur. (tim)