Kenalkan Ekosistem Mangrove, Ditpolairud Polda Kaltim Ajak Siswa Tanam Bibit Bakau

Oleh Rabu, 16 September 2026 - 11:38 WIB

BALIKPAPAN, KaltimRAYA.com – Puluhan siswa SD IT Al Auliya 2 Balikpapan mendapat pembelajaran langsung mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui kegiatan edukasi mangrove yang digelar Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan hutan mangrove Mako Ditpolairud Polda Kaltim tersebut merupakan bagian dari program Outing Class sekolah. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak melihat dan mengenal langsung lingkungan mangrove.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpolairud memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis mangrove serta manfaat hutan bakau bagi kawasan pesisir. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan sambil berdiskusi dan menjawab sejumlah pertanyaan.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab. Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan mengenai ekosistem mangrove mendapatkan apresiasi berupa tumbler yang dapat digunakan sebagai wadah minum.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bibit mangrove. Para siswa diberi kesempatan terlibat langsung dalam proses penanaman sebagai bagian dari pembelajaran tentang pelestarian lingkungan.

Perwakilan Ditpolairud Polda Kaltim mengatakan, edukasi lingkungan kepada anak-anak penting dilakukan sejak dini agar kepedulian terhadap alam tumbuh melalui pengalaman langsung.

«“Kami berharap kegiatan ini membangun kesadaran sejak dini agar siswa terbiasa menjaga lingkungan, khususnya ekosistem pesisir,” ujar perwakilan Ditpolairud Polda Kaltim.»

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Ditpolairud mengenalkan fungsi kepolisian kepada Masyarakat melalui pendekatan edukatif, tidak hanya dalam aspek keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.

Melalui kegiatan Outing Class tersebut, siswa diharapkan tidak sekadar mengetahui manfaat mangrove secara teori, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keberadaan hutan bakau sebagai bagian dari ekosistem pesisir. (ydar)