Ditpolairud Polda Kaltim Edukasi Duta PEPILINGASIH, Tanam 300 Bibit Mangrove

Oleh Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:28 WIB

BALIKPAPAN, KaltimRAYA.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Kali ini, Ditpolairud memberikan edukasi tentang ekosistem mangrove kepada Duta PEPILINGASIH (Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih) Kota Balikpapan Tahun 2025 serta para finalis Duta PEPILINGASIH Kota Balikpapan Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di kawasan Mangrove Ditpolairud Polda Kaltim, Sabtu (29/8/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan pesisir Kota Balikpapan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga diajak mengenal langsung berbagai jenis tanaman mangrove, tata cara penyemaian bibit hingga teknik penanaman mangrove yang tepat.

Personel Ditpolairud Polda Kaltim juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya keberadaan mangrove bagi lingkungan pesisir.

“Ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai pelindung kawasan pesisir, tetapi juga sebagai tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis biota,” demikian disampaikan dalam kegiatan edukasi tersebut.

Setelah mendapatkan materi, para Duta PEPILINGASIH dan finalis Tahun 2026 kemudian terlibat langsung dalam aksi penanaman sebanyak 300 bibit mangrove di kawasan Mangrove Ditpolairud Polda Kaltim.

Kegiatan penanaman tersebut menjadi pengalaman langsung bagi para peserta untuk memahami bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan mengetahui manfaatnya, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi duta secara simbolis, tetapi juga mampu menjadi contoh dan penggerak bagi Masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar perwakilan Ditpolairud Polda Kaltim.

Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Apalagi, Balikpapan merupakan salah satu kota yang memiliki kawasan pesisir dan mangrove yang perlu dijaga bersama.

Para peserta pun diharapkan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut ke lingkungan sekolah, komunitas maupun masyarakat di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Harapannya, edukasi ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Para peserta dapat menyampaikan kembali pengetahuan yang mereka peroleh kepada teman-teman dan masyarakat sehingga kepedulian terhadap lingkungan dapat semakin luas,” tambahnya.

Keberadaan hutan mangrove diketahui memiliki berbagai fungsi ekologis, di antaranya membantu melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat berbagai jenis biota perairan serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir.

Selain itu, keberadaan mangrove juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kualitas lingkungan kawasan pesisir secara berkelanjutan.

Ditpolairud Polda Kaltim berharap kegiatan edukasi dan penanaman mangrove tersebut dapat memperkuat sinergi antara Polri dan generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan yang diikuti Duta PEPILINGASIH Kota Balikpapan Tahun 2025 dan para finalis Tahun 2026 itu berlangsung dalam suasana edukatif dan penuh antusias. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kelestarian lingkungan pesisir demi terwujudnya kawasan yang asri, bersih dan berkelanjutan. (ydar)